Doa Penenang Hati

Doa penenang hati selalu dibutuhkan oleh manusia, jika mereka mengerti. Manusia selalu berbuat dosa, padahal dosa-dosa dapat membuat manusia merasa sedih, gelisah, dan juga emosi bercampur dalam diri yang membuat hati menjadi tak tenang.

Timbulnya perasaaan buruk tersebut tak jarang berbuah menjadi rasa putus asa, ini akan memberi efek negatif pada orang tersebut. Doa penenang hati dapat menjadi solusi utama dalam kehidupan.

Macam-macam Doa Penenang Hati

Ada beberapa versi doa penenang hati yang direkomendasikan oleh para ulama’. Kita dapat memilih salah satu atau semuanya untuk dijadikan sebagai wirid harian. Berikut ulasannya.

1. Doa Saat Sedih dan Gelisah

Berikut doa yang bisa Anda panjatkan ketika merasakan hal tersebut.

doa penenang hati

Latin:
Allohumma Innii a’nguu dzubikaminal hammi wal hazan
Wa a’nguu dzubika minal ‘ngaj’zi wal kasal
Wa a’nguu dzubika minal jub’ni wal bukhl
Wa a’nguu dzubika min gholabatid daini wa qohrirrijaal

“Ya Allah sesungguhnya aku berlindung pada-Mu dari kesusahan serta kesedihan, dan aku berlindung pada-Mu dari kelemahan serta kemalasan, dan aku berlindung pada-Mu dari sifat pengecut serta bakhil, dan aku berlindung padamu dari belenggu hutang serta dominasi manusia.”

Ini merupakan doa yang diajarkan oleh nabi kita Muhammad Sollallohu Alaihi Wasallam, terdapat dalam hadist Bukhori no. 5892 yang diriwayatkan oleh Anas Bin Malik Rodiallohu ‘Anhu.

Nabi Muhammad Sollallohu Alaihi Wasallam mengajarkan kita untuk meminta kepada Allah agar dihindarkan dari 8 perkara, setiap 2 perkara berdekatan maknanya. Misalnya kata “Hammi” artinya kegelisahan, dan “Hazan” artinya kesedihan.

Sedih dan gelisah adalah dua hal yang selalu berdampingan terjadi seketika waktu kita mengalaminya. Setiap manusia pun pasti pernah berada dalam fase ini, perasaan yang timbul pada saat yang tak menentu, rentan saat sedang sendiri dan dalam masalah sekalipun.

2. Doa Penenang Hati Surat Thoha (25-28)

Latin: Robbis Srohli Sodri
Wayassirlii Amri
Wahlul ‘ngukdatam Millisaani
Yafqohuu Qouli

Artinya: “Yaa Tuhanku mohon lapangkanlah dadaku, mudahkanlah semua urusanku, dan hilangkanlah kekakuan lidahku, supaya mereka faham perkataanku”

Ini merupakan doa yang dibaca oleh Nabi Musa ketika akan berdakwah kepada Fir’aun dan pengikutnya.

Doa ini mengandung 3 permintaan utama, yaitu minta kepada Allah untuk diangkat rasa sedih dan susah yang menyesakkan dada, kedua minta diberi kemudahan dalam semua urusan, dan ketiga minta agar dilancarkan dalam menjelaskan sesuatu sehingga mudah dipahami.

3. Doa Penenang Hati dari Nabi Yunus

doa penenang hati nabi yunus

Latin: Laa ilaaha illaa Anta Subhaanaka Innii Kuntu Minadzoolimiin.

Artinya: “Tiada Tuhan yang layak disembah kecuali Engkau (Allah), Maha suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim”

Doa ini berada dalam surat Al-Ambiya’ ayat 87. Ini adalah doa yang dibaca Nabi Yunus ketika dimakan oleh ikan paus. Selama berada di dalam perut paus, Nabi Yunus terus menerus membaca doa ini hingga Allah menyelamatkannya.

Nabi Muhammad Sollollohu Alaihi Wasallam menjelaskan dalam beberapa riwayat wahwa doa ini memiliki sejumlah manfaat, salah satunya adalah siapa yang membaca doa ini maka hajatnya akan dikabulkan. Sebagian kalangan ulama’ juga membaca doa ini sebagai penenang hati.

4. Doa Ketenangan Hati Nabi Muhammad SAW

doa penenang hati

Latin: Allohumma Laa Sahla Illa Maa Ja’altahu Sahlan, Wa Anta Taj’ngalul Hazana Idzaa Syi’ ta Sahlan.

Artinya: “Yaa Allah tiada kemudahan kecuali apa yang Engkau jadikan mudah, dan Engkan menjadikan kesedihan (kesulitan) bila Engkau menghendakinya pasti akan menjadi mudah”

Doa ini diajarkan oleh Nabi Muhammad Sollalohu Alaihi wasallam yang diriwayatkan oleh Anas Bin Malik RA. Doa ini menunjukkan bahwa kita meyakini bahwa kemudahan, kesulitan, kesedihan semuanya datang dari Allah. Maka satu-satunya zat yang bisa menenangkan hati hanyalah Allah Subhanahu Wata’ala.

5. Doa Memohon Terhindar dari Penderitaan

doa penenang hati 5

Latin: Allohumma Inni A’nguudzubika Min Jahdil Bala’ Wadarkisyaqoo’i Wasuu’il Qodho’i Wa Syamaatatil A’daa’

Artinya: “Ya Allah Aku berlindung pada-Mu dari beratnya cobaan, dari kesengsaraan yang hebat, dari takdir yang buruk serta dari kesenangan musuh atas kekalahanku”

Doa tersebut merupakan rangkaian doa yang disusun dari nasehat Nabi Muhammad Sollallohu ‘alaihi Wasallam dalam HR. Al-Bukhari, no. 6347 dan Muslim, no. 2707, (Muttafaqun ‘alaih).

Derita dan rasa sakit merupakan hal yang tidak diinginkan manusia, karena kedua hal itu sangat memberikan kesan dan berpengaruh buruk pada orang yang mengalaminya. Saat seseorang tidak siap akan penderitaan, ia bisa mengalami keputusasaan dan lebih buruk lagi kerusakan mental.

Untuk itu kita dianjurkan untuk memohon kepada Allah agar terhindar dari penderitaan. Berikut doa yang bisa Anda coba panjatkan menurut agama Islam.

6. Dzikir dan Wirid Penenang Hati

Wirid dzikir bermakna mengingat Allah atau mendekatkan diri pada Allah SWT. Dzikir sebaiknya rutin dilakukan setiap hari. Mengingat Allah adalah salah satu cara yang paling tepat untuk menenangkan hati. Hal ini sesuai dengan kabar yang disampaikan oleh Allah dalam surat Ar-Ra’d ayat 28 yang artinya:

(yaitu) orang-orang yang beriman serta hati mereka jadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram. (QS. Ar-Ra’d : 28)

Dengan demikian maka pada dasarnya setiap dzikir pengingat Allah dapat menenangkan hati. Anda bisa pilih sendiri di antara semua dzikir yang ada.

Bila bingung memilih yang mana, berikut ini kami sajikan dzikir yang bisa Anda baca setiap hari, mungkin setiap bada sholat magrib atau bada subuh.

  1. Banyak membaca tasbih, tahmid dan takbir ( Subhanalloh Wallhamdulillah Walaa ilaaha Illallohu Allahu Akbar )
  2. Banyak baca Subhanallooh Wabihamdihii Subhanallohil ‘adzim..
    Artinya “segala puji untuk Allah, Maha Suci Allah yang Maha Agung.”
  3. Banyak membaca Laakhaula walaa Kuwwata Illaabillaahil ‘Aliyyil Adzim.
    Artinya “Tak ada daya serta upaya kecuali dari yang Maha Tinggi dan Maha Agung”
  4. Banyak membaca Laa ilaha illallooh Wahdahu Laa Syariikalah Lahul Mulku Walahul Hamdu Wahuwa ‘ngalaa Kulli Syai’ingqodiir.
    Artinya “Tiada Tuhan melainkan Allah, tak ada sekutu bagi Allah, milikNya lah segala kekuasaan serta baginya lah segala pujian. Allah maha kuasa atas segala sesuatu”
  5. Banyak membaca Astagfirulloohal Adziimi Wa Atuubu Ilaih..
    Artinya ” aku memohon ampun kepada Allah serta bertaubat pada-Nya.
  6. Banyak membaca sholawat Nabi, Allohumma Solli Alaa Sayyidina Muhammad, Wa’alaa aalihi wasallim.
    Artinya “Ya Allah limpahkanlah sholawat beserta salam untuk Nabi Muhammad dan keluarganya”

7. Doa Memohon Pertolongan

Memohon pertolonganlah dengan sungguh-sungguh kepada Allah dalam keadaan sulitmu, maka Allah akan memberikan petunjuknya padamu. Janganlah kita manusia lupa atau enggan atas kebenaran itu dan melupa atas keberadaan dan pertolongannya.

“Wahai Allah yang Maha Pengasih dan Penyayang, Raja dari segala umat manusia. Dengan hati yang terdalam aku meminta pertolongan-Mu. Bantulah hambamu yang penuh dosa ini.

Mengamalkan doa-doa dalam setiap tindakan dan pilihan merupakan sebuah keharusan bagi kita umat beragama. Semua itu dilakukan untuk memberikan penerangan dalam dan keadaan tergelap sekalipun yang sedang kita hadapi.

Selain doa penenang hati masih banyak jalan yang bisa kita lakukan untuk mendapatkan ketenangan dan kelapangan dada. Di bawah ini beberapa hal dan langkah yang bisa dilakukan dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Keutamaan Doa Penenang Hati

Dalam agama kita selalu dianjurkan untuk berdoa di saat hati tengah dihadang rasa sedih, gelisah dan tertekan. Semua itu dilakukan untuk menghindarkan diri dari kerusakan hati yang dapat mengakibatkan kita jatuh ke jalan yang salah. Hati yang tengah goyah akan sangat mudah dipengaruhi oleh setan dan hal-hal buruk lainnya.

Oleh sebab itu kita selalu diajarkan untuk berdoa untuk menenangkan hati yang gelisah dan menghadapi segala masalah. Pentingnya membentengi diri dengan doa juga sangat dianjurkan untuk manusia semasa hidup di dunia. Tidak hanya sebagai bekal di kehidupan selanjutnya, tetapi juga sebagai petunjuk dalam kehidupan dunia.

Sungguh sangat mulia Sang Maha Pencipta yang selalu penuh dengan rencana dan solusi bagi setiap hambanya saat menghadapi masalah yang dihadapi semasa hidup. Dengan membaca doa, insyaAllah kita selalu dibimbing olehNya dan diberi ketenangan batin serta pikiran yang tenang saat menghadapi masalah apapun.

Manfaat Doa

Doa memiliki beberapa manfaat seperti di bawah ini.

Menjadikan Bahagia

Dengan melakukan doa, Anda bisa menjadi lebih bahagia. Doa dipercaya mampu mengangkat segala masalah yang sedang melanda. Seseorang akan terus memiliki harapan, meskipun dia sedang memikul banyak beban. Maka orang-orang beriman akan selalu bisa merasa bahagia. Jika mendapat cobaan dia bersabar, dan jika mendapat kesenangan.

Mengatasi Stres

Saat seseorang berdoa, hati dan pikirannya akan menjadi lapang. Sehingga secara tidak langsung akan mengatasi masalah stres. Tak hanya itu, bahkan berdoa juga dapat menghindarkan dari depresi serta masalah-malasah psikis lainnya. Hal ini berdasarkan sebuah penelitian pada tahun 2014.

Bernilai Ibadah

Doa memang menjadi salah satu bentuk ibadah dalam Islam. Bahkan jika seseoran tidak mau berdoa dapat dikatakan sebagai orang yang sombong. Nabi Muhammad Sollallohu Alaihi Wasallam pernah bersabda: “Doa adalah ibadah” (HR. Abu Daud)

Dapat Meredam Murka Allah

Orang yang tidak berdoa dapat membuat Allah murka. Mengapa demikian? Karena orang yang tidak berdoa adalah orang yang sombong. Nabi Muhammad Sollallohu Alaihi Wasallam pernah bersabda:

Barangsiapa yang tak meminta kepada Allah, maka Allah akan murka kepadanya.” (HR. Tirmidzi no. 3373)

Dengan demikian, kita harus senantiasa berdoa agar Allah selalu sayang pada kita.

Pasti Dikabulkan

Dalam sebuah hadist dijelaskan bahwa semua doa akan Allah kabulkan asalkan tidak ada yang menghalanginya (dosa besar dan memutus silaturahim). Namun doa-doa tersebut dapat dikabulkan dalam 3 bentuk:

  1. Segera dikabulkan oleh Aallah SWT
  2. Disimpan untuk dikabulkan di akhirat
  3. Dikabulkan dalam bentuk lain

Langkah Mendapatkan Ketenangan Hati Dalam Kehidupan

Mengambil sebuah jalan kehidupan yang penuh dengan ketenangan dan berkah dari Allah bukan hal yang sulit untuk dilakukan. Setiap hal baik yang kita lakukan pasti selalu diridhoi oleh Allah yang maha pemurah. Selama hal yang kita lakukan dan pilih adalah benar.

Berikut ini langkah-langkah yang dapat kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari dan sangat mudah dilakukan saat masa luang atau kesempatan datang.

1. Selalu Mengingat Allah

Orang-orang yang selalu mengingat Allah akan memiliki kepribadian yang berhati-hati supaya terhindar dari perbuatan buruk. Kalaupun melakukan tindakan buruk ia akan langsung segera bertaubat dan kembali ke jalan yang benar memohon ampunannya.

Sebaliknya orang-orang yang jauh dari emngingat Allah akan lalai dan mudah putus asa saat diterpa masalah, sebab ia tidak mempunyai keyakinan dan kepercayaan sebagai panutan.

Untuk selalu mengingat Allah dapat dilakukan dengan berzikir atas nama Allah, menjunjung tinggi namanya dan berserah akan segala ketentuannya. Allah maha tahu dan maha perencana atas segala kehidupan hambanya.

Orang-orang beriman dengan hati mereka yang menjadi tenteram akan dengan mudah mengingat Allah. Hanya mengingat Allah, Allah, dan Allah, hati menjadi damai.

2. Membaca Al-Quran

Membaca Al-quran merupakan salah satu langkah untuk mendapatkan ketenangan hati saat gelisah dan resah datang.  Seperti yang kita ketahui bahwa al-quran merupakan sebuah pedoman manusia terutama umat beragama islam. Dalam setiap lantunannya dan keseluruhan isinya menceritakan tentang perjalanan kehidupan dari dunia hingga akhirat.

Dilengkapi pula dengan doa-doa dan amalan bagi pembacanya agar selalu berada dalam jalan Allah. Sebagaimana yang dikatakan dalam surah Al-Isra (17) ayat 82 bahwa Alquran adalah kitab yang diturunkan Allah. Tujuannya adalah untuk menjadi obat dari segala macam penyakit kejiwaan dan bisa dibaca di rumah atau di masjid.

3. Datang ke Majelis Ilmu

Menghadiri sebuah majelis ilmu juga diperlukan untuk mendalami agama, kita pun mendapatkan pencerahan dari apa yang disampaikan oleh ulama. Mendengar kajian dan ceramah memiliki nilai yang dapat memberikan ketenangan diri, dimana ada ilmu di situ ada pengajaran berharga yang diraih.

Firman Allah yang artinya :

“Tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu rumah Allah membaca Kitabullah dan saling mengajarkan satu sama lainnya melainkan akan turun kepada mereka sakinah, akan dinaungi rahmat, akan dikelilingi para malaikat dan Allah akan menyebut-nyebut mereka di sisi mahkluk yang dimuliakan di sisi-Nya.”(HR. Muslim, no. 2699)

4. Berkumpul dan Bertukar Pikiran

Berkumpul dengan teman dalam kebaikan juga menjadi salah satu cara untuk mendapatkan ketenangan. Selain menjaga silaturahmi kita juga dapat bertukar pikiran untuk mendapatkan pandangan dan membandingkannya serta memahaminya, dengan begitu beban yang dihadapi terasa lebih ringan.

5. Solat Malam Memohon Petunjuk Jalan

Keutamaan solat malam sungguh memiliki banyak manfaat, karena memohon ampunan atau semacamnya setelah selesai solat malam lebih mudah dijabah oleh Allah. Seperti solat tahajud yang dilakukan sepertiga malam setelah tidur mempunyai banyak seribu kebaikan di dalamnya. Firman Allah dalam al-quran yang artinya :

“Dan pada sebagian malam hari bertahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu, mudah-mudahan Tuhanmu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.” (QS. Al Israa’:79)

6. Mengendalikan Emosi

Emosi menjadi pedang utama yang dapat membuat orang salah dalam melangkah. Saat emosi yang terjadi berlarut-larut akan menjadi kesempatan emas setan untuk menghasut manusia. Pentingnya mengendalikan emosi adalah langkah sederhana dalam mendapatkan pengendalian diri untuk selalu tenang dalam keadaan terburuk atau apapun itu.

7. Belajar Tabah Atas Apapun yang Menimpa

Tabah merupakan sikap mental pada diri seseorang yang teguh dan kuat menghadapi segala cobaan, rintangan, tantangan, dan musibah apapun. Manfaat dari tabah juga memberikan hal baik untuk diri, seperti:

  • Kemuliaan dan pahala dari Allah SWT
  • Mendapatkan pertolongan dan kemudahan dari Allah SWT
  • Banyak pelajaran dan hikmah di dalamnya
  • Memperkuat keimanan dalam diri
  • Melawan hawa nafsu
  • Tawakal
  • Dll

8. Berserah Diri kepada Allah

Berserah diri bukan berarti pasrah akan keadaan yang menimpa, melainkan mengambil dan menerima segala apapun yang akan terjadi nantinya. Dalam arti kita harus terus berusaha untuk mendapatkan yang terbaik dan memilih untuk menjadi yang lebih baik. Seperti belajar untuk bersyukur atas apa yang terjadi dan yang telah Allah berikan, yakin percaya atas segala yang ditakdirkannya.

9. Mensucikan Diri dengan Wudhu

Allah menyukai orang-orang yang senantiasa mensyucikan dirinya dengan air wudhu. Manfaat whudu sendiri merupakan penawar dari racun hati, sehingga sedih dan gelisah dapat luntur Bersama air yang jatuh mengalir. Sebab Allah menyukai orang-orang yang mensyucikan diri (berwhudu) sebagaimana firmannya:

“Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri.” (QS. Al-Baqarah:222)

Dari uraian di atas kita telah memahami beberapa cara untuk mendapatkan ketenangan dalam diri saat menghadapi masalah apapun. Mulai dari doa, dzikir, sampai pada langkah untuk melengkapi itu semua dalam kehidupan sehari-hari yang dijalani. Membaca doa penenang hati memiliki seribu hasanat yang berarti dapat menghapus seribu dosa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *